WAKID SULAIMAN GURU INDONESIA

TEST KEMAMPUAN AKADEMIK : MATEMATIKA

1. Sebuah kotak terbuka akan dibuat dari selembar karton berbentuk persegi panjang berukuran 12 cm kali 18 cm dengan memotong persegi yang sama besar di setiap sudutnya dan kemudian melipat sisi-sisinya ke atas. Berapa panjang sisi persegi (x) yang harus dipotong agar volume kotak menjadi maksimum? .....
A. 2 cm
B.3 cm
C. 4 cm
D. 1 cm

2. Jumlah semua suku dari deret geometri tak hingga adalah $15$. Jika suku pertama ($a$) adalah $5$, maka rasio ($r$) dari deret tersebut adalah....
A.2/3
B.1/3
C. 3/5
D. 2/5

3. Jika p dan q adalah akar-akar dari persamaan kuadrat 2^2 + 5x - 3 = 0, maka nilai dari 1/p + 1/q adalah... ….
A. -5/3
B. 3/5
C. -3/5
D. 8/3

4. Luas daerah pada kuadran I yang dibatasi oleh kurva y=x2 dan garis y=2x adalah.........
A. 4/3 satuan luas
B. 8/3 satuan luas
C.1/3 satuan luasP
D. 2/3 satuan luas-K

5. Nilai x yang memenuhi persamaan 2 log(x-3) + 2 log(x-2) = 1 adalah... ......
A. 3
B. 2.
C. 1 .
D. 4 .

6. Diketahui vektor a=2i−4j+2k dan b=i+j+3k. Proyeksi skalar vektor a pada vektor b adalah... ......
A.4V11
B. 12V11
C. 6V11
D.5V11

/> Nilai Bahasa Indonesia kamu adalah. . .
Score =
Share:

Try Out Test Kemampuan Akademik : Bahasa Indonesia

1. Manakah kalimat yang paling tepat untuk menyatakan ide pokok paragraf berikut? Paragraf: Pemanasan global telah menjadi isu krusial yang mengancam kelangsungan hidup di bumi. Dampak utamanya adalah kenaikan permukaan air laut, perubahan pola cuaca ekstrem, dan gangguan ekosistem. Untuk mengatasi hal ini, diperlukan kerja sama global dalam mengurangi emisi gas rumah kaca dan mengembangkan energi terbarukan.....
A. Kerja sama global adalah kunci untuk mengurangi emisi gas rumah kaca.
B.Pemanasan global adalah isu penting dengan dampak serius yang memerlukan solusi global.
C. Gangguan ekosistem adalah dampak paling serius dari pemanasan global saat ini.
D. Pemanasan global menyebabkan kenaikan air laut dan perubahan cuaca ekstrem

2. Pilih kalimat yang paling efektif dan gramatikal dari pilihan berikut. . . .
A.Meskipun sudah berulang kali dinasihati olehnya, tetapi ia tetap mengulangi kesalahan yang sama.
B. Bagi semua peserta pelatihan yang sudah merasa menyelesaikan tugas, harap segera melaporkan pada panitia.
C. Keputusan yang diambil oleh rapat tersebut telah disepakati oleh seluruh anggota tanpa terkecuali.
D. Kalimat ini efektif. Subjek ('Keputusan...'), Predikat ('telah disepakati'), dan kelengkapan lainnya tersusun secara logis, hemat kata, dan gramatikal.

3. Penulisan kata serapan yang benar sesuai….
A. apotek
B. tehnik
C. kwalitas
D. standardisasi

4. Kalimat "Pemerintah meningkatkan kualitas infrastruktur di daerah terpencil tahun ini" memiliki pola dasar......
A. S-P-O-K
B. S-P-O
C. S-P
D. S-P-Pel-K

5. Dalam kalimat "Perusahaan itu merugi akibat adanya fraud yang sistematis," makna kata 'merugi' yang paling sesuai dengan konteks adalah......
A. Mengalami penurunan kualitas produk.
B. Berhenti beroperasi untuk sementara waktu.
C. Mendapatkan keuntungan yang besar.
D. Mengalami kerugian (kehilangan harta atau uang).

6. Kalimat manakah yang tidak padu (tidak kohesif/koheren) dengan kalimat sebelumnya dalam sebuah paragraf tentang manfaat berolahraga?
A.Selain itu, olahraga rutin dapat meningkatkan kualitas tidur seseorang.
B. Aktivitas fisik juga terbukti mampu mengurangi tingkat stres dan kecemasan.
C. Oleh karena itu, banyak pusat kebugaran menawarkan berbagai program latihan menarik.
D.Jantung akan bekerja lebih efisien setelah terbiasa dengan latihan intensitas sedang hingga tinggi.

7. Manakah dari kelompok kata berikut yang semuanya merupakan kata baku?. . .
A. karir, nasihat, hipotesa
B. sistem, efektif, analisis
C. sekedar, saksama, praktek
D. aktivitas, atmosfir, frekwensi

8. Frasa 'sangat cerdas' dalam kalimat "Anak itu sangat cerdas" termasuk jenis fras br /> A. Frasa Nomina
B. Frasa Adverbia
C. Frasa Verba
D. Frasa Adjektiva

9. Paragraf yang berisi ajakan atau bujukan kepada pembaca untuk melakukan sesuatu biasanya memiliki tujuan......
A. Persuasif (Mempengaruhi)
B. Ekspositori (Menjelaskan)
C. Deskriptif (Menggambarkan)
D. Naratif (Menceritakan)

10. Penulisan bilangan nominal yang tepat dalam kalimat adalah...
A. Di lemari itu tersimpan tiga ratus lima puluh buah buku.
B. Perusahaan itu memiliki lebih dari dua ribu karyawan yang tersebar di seluruh cabang
C. Sebanyak 250 mahasiswa hadir dalam acara seminar tersebut.
D. Ia meraih peringkat ke 1 di lomba pidato tahun ini.

/> Nilai Bahasa Indonesia kamu adalah. . .
Score =
Share:

GURU PENGGERAK : DEMONSTRASI KONTEKSTUAL MODUL 3.3

 

Berikut ini Demonstrasi Kontekstual Aksi Nyata Modul 3.3 URU PENGGERAK Dalam Perencanaan Program / Kegiatan Dalam Kerangka BAGJA 

Share:

GURU PENGGERAK : JURNAL REFLEKSI : MODUL 3.3

 

Berikut ini Jurnal Refleksi Aksi Nyata Modul 3.3 URU PENGGERAK Dalam Pengelolaan Program yang berdampak Postif terhadap Murid
Share:

GURU PENGGERAK : AKSI NYATA MODUL 3.3 ( PENGELOLAAN PROGRAM YANG BERDAMPAK POSITIF PADA MURID )


 Berikut ini Aksi Nyata Modul :  3.3 GURU PENGGERAK Dalam Pengelolaan Program yang berdampak Postif terhadap Murid

Share:

PANDAUN AKREDITASI SMP TAHUN 2025

  
 Perlu diketahui bahwa Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Dasar dan Menengah (BAN-PDM) telah menyempurnakan instrumen akreditasi (IA) menjadi IA 2024 Versi 2025, dengan fokus pada mutu layanan pendidikan dan dampak terhadap peserta didik.
    Panduan ini bersifat umum. Untuk panduan yang sangat rinci, sekolah wajib merujuk pada Pedoman Umum Pelaksanaan Akreditasi Pendidikan Dasar dan Menengah Tahun 2025 dan Panduan Penjelasan Instrumen Akreditasi 2024 Versi 2025 yang diterbitkan resmi oleh BAN-PDM..
Tahapan Umum Pelaksanaan Akreditasi SMP 2025
Proses akreditasi secara umum melibatkan 7 tahapan utama yang dikoordinasikan oleh BAN-PDM dan Badan Akreditasi Provinsi (BAP):
1. Identifikasi dan Penetapan Sasaran Akreditasi:
  • BAN-PDM menentukan daftar sekolah yang menjadi sasaran akreditasi (akreditasi ulang/baru) berdasarkan data Dapodik, sistem informasi BAN-PDM, dan analisis mutu.
  • Kriteria sasaran termasuk sekolah yang masa akreditasinya berakhir tahun 2025, yang mengalami penurunan mutu, atau sasaran baru.
 2. Sosialisasi Pelaksanaan Akreditasi:
  • BAP/BAN-PDM melakukan sosialisasi kepada sekolah sasaran mengenai pedoman, instrumen, dan mekanisme akreditasi.
3. Pra-Visitasi (Pengisian Sistem Informasi):
  • Sekolah sasaran mengakses dan mengisi data pada Sistem Penilaian Akreditasi (Sispena).
  • Pengisian meliputi data identitas dan unggahan dokumen bukti (berkas) sesuai tuntutan instrumen.
4. Visitasi dan Penilaian:
  • Tim Asesor ditugaskan untuk melakukan kunjungan (visitasi) ke sekolah.
  • Visitasi bertujuan untuk memverifikasi dan memvalidasi data dan bukti yang diunggah di Sispena melalui observasi, wawancara, dan telaah dokumen fisik tambahan.
5 . Validasi Hasil Visitasi:
  • Hail penilaian Asesor divalidasi dan dikoreksi oleh BAP/BAN-PDM untuk memastikan objektivitas dan akuntabilitas.
 6. Penetapan Hasil Akreditasi:
  • BAN-PDM menetapkan status dan peringkat akreditasi (A/B/C/Tidak Terakreditasi) berdasarkan nilai akhir yang diperoleh sekola
7. Sosialisasi Hasil Akreditasi dan Rekomendasi Tindak Lanjut:
  • Sekolah menerima sertifikat akreditasi dan rekomendasi untuk perbaikan mutu berkelanjutan.

Fokus Instrumen Akreditasi (IA 2024 Versi 2025)

Instrumen baru ini sangat menekankan pada Kinerja Sekolah dan Mutu Lulusan, bukan sekadar kelengkapan administrasi. Terdapat 4 komponen utama yang dinilai:

KomponenFokus Penilaian KinerjaBukti Kunci (Umum)
1. Kinerja PendidikKualitas guru dalam merancang dan melaksanakan pembelajaran yang efektif, inovatif, dan berpusat pada murid, termasuk dukungan sosial emosional.RPP/Modul Ajar, Jurnal Pembelajaran, Bukti Asesmen Formatif/Sumatif, Bukti Growth Mindset dan Umpan Balik, Kegiatan Komunitas Belajar Guru (KGB).
2. Kepemimpinan SekolahEfektivitas Kepala Sekolah dalam merencanakan, memimpin, dan mengevaluasi program sekolah untuk peningkatan mutu, serta pengelolaan sumber daya.Visi & Misi, Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan (KOSP), Laporan Evaluasi Diri Sekolah (EDS), Laporan Supervisi/Pendampingan Guru, Laporan Penggunaan Anggaran.
3. Iklim Lingkungan BelajarTerwujudnya lingkungan belajar yang aman, nyaman, inklusif, dan partisipatif yang mendukung perkembangan karakter dan kebinekaan murid.Program Kebinekaan/Integritas, SK Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK), Panduan Keamanan/SOP, Bukti Pelaksanaan Program Inklusivitas dan Lingkungan Hidup (Adiwiyata).
4. Kompetensi Hasil Belajar MuridKetercapaian kompetensi dan karakter murid sebagai hasil dari layanan pendidikan yang diberikan.Data Asesmen Nasional, Rapor Pendidikan, Analisis dan Tindak Lanjut Hasil AN/Rapor Pendidikan, Bukti Keberhasilan Siswa di berbagai bidang (akademik/non-akademik).
Untuk menghadapi akreditasi dengan IA 2024 versi 2025, fokuslah pada tiga aspek:
1. Peningkatan Kualitas Pembelajaran (Kinerja Pendidik)
  • Pastikan guru menerapkan pembelajaran yang berdiferensiasi dan berpusat pada murid.
  • Tingkatkan praktik asesmen formatif dan berikan umpan balik yang membangun (growth mindset).
  • Dokumentasikan Komunitas Belajar (Kombel) internal guru yang fokus pada pemecahan masalah pembelajaran.
2. Pemanfaatan Data Mutu
  • Sekolah wajib menggunakan hasil Asesmen Nasional (AN) dan Rapor Pendidikan sebagai dasar untuk refleksi dan penyusunan program perbaikan (KOSP).
  • Siapkan bukti analisis mendalam terhadap data tersebut dan tindak lanjut yang sudah dilakukan.
3. Lingkungan Belajar yang Positif
  • Pastikan telah terbentuk Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK).
  • Dokumentasikan program-program yang mendukung kebinekaan, integritas, dan anti-perundungan (anti-bullying).
  • Libatkan murid dalam penyusunan kesepakatan kelas dan pastikan penegakan disiplin menggunakan pendekatan positif.
 Strategi Sukses Akreditasi :
  1. Pelajari Instrumen Resmi: Unduh dan pahami secara mendalam Panduan Penjelasan IA 2024 Versi 2025 dari BAN-PDM.
  2. Siapkan Tim Inti: Bentuk tim kerja yang solid, membagi tugas berdasarkan 4 komponen kinerja.
  3. Dokumentasi Berbasis Bukti Nyata: Kumpulkan bukti-bukti pelaksanaan (bukan hanya perencanaan) yang menunjukkan dampak positif pada murid. Bukti harus kontekstual dan menggambarkan praktik terbaik sekolah.
  4. Gunakan Sispena Efektif: Unggah dokumen yang ringkas, relevan, dan jelas sesuai permintaan Sispena.
  5. Latih Staf untuk Wawancara: Siapkan Kepala Sekolah, Guru, Murid, dan Komite Sekolah untuk menjawab pertanyaan Asesor dengan jujur dan konsisten mengenai praktik sehari-hari.

BUKU PANDUAN AKREDITASI 2024 VERSI 2025
Pnaduan Akreditasi 2024 Versi 2025

BKU PANDUAN SIS-PENA

Share:

PANDUAN KOKURIKULER 2025

 Merancang Ruang Belajar yang Berkesadaran, Bermakna dan Menggembirakan


Pendidikan bukan lagi senata proses pengisian kepala dengan Pengetahuan, tetapi juga penumbuhan karakter dan potensi . Sehingga bisa di katakan bahwa Pendidikan adalah cara menumbuhkan Potensi dan Karakter Murid serta mengembangkan dirinya dengan beberapa keterampilan secara Holistik.
Berikut dibawah ini adalah buku panduang Kokurikuler yang bisa kami sajikan yang berasala dari Kemendikbud sebagaia acuan sekolah dalam mengembangkan Karakter Murid nya:

PANDUAN KO KURIKULER 2025

Share:

Muslim

Daftar Blog Saya

Popular Posts

Diberdayakan oleh Blogger.

Labels

Total Tayangan Halaman

Recent Posts

Label Cloud

IPK (3) Perangkat (3) PKP (11) Program (3) Prota (3) RPP (14) Silabus (9)