Capaian Pembelajaran (CP) untuk Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Indonesia saat ini diatur dalam kerangka Kurikulum Merdeka.
Secara umum, Capaian Pembelajaran (CP) adalah kompetensi pembelajaran yang harus dicapai peserta didik di akhir setiap fase. CP menjadi acuan utama untuk pembelajaran intrakurikuler.
Fase Pembelajaran di SMP
Jenjang SMP/MTs (Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah) umumnya berada pada Fase D dalam struktur Kurikulum Merdeka.
| Fase | Jenjang Kelas Umum |
| Fase D | Kelas VII, VIII, dan IX (SMP/MTs) |
Fokus Utama Capaian Pembelajaran (CP)
CP dirumuskan untuk mencapai Profil Pelajar Pancasila dan mencakup tiga aspek utama, yang kemudian dirinci per mata pelajaran:
Pengetahuan: Konsep dan fakta yang harus dipahami peserta didik.
Keterampilan: Kemampuan yang harus dikuasai peserta didik (seringkali melalui proses inkuiri/penyelidikan).
Sikap/Karakter: Nilai-nilai yang terintegrasi, sejalan dengan Profil Pelajar Pancasila.
Contoh Capaian Pembelajaran (CP) di Fase D
Capaian Pembelajaran ini sangat rinci per mata pelajaran, namun berikut adalah beberapa contoh garis besar CP untuk mata pelajaran inti di Fase D (SMP):
1. Matematika
Peserta didik diharapkan mampu:
Bilangan: Mengoperasikan secara efisien bilangan bulat, bilangan rasional, irasional, desimal, bilangan berpangkat bulat dan akar, serta bilangan dalam notasi ilmiah.
Aljabar: Memahami dan menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan persamaan dan pertidaksamaan linear satu variabel, serta sistem persamaan linear dua variabel.
Geometri: Menggunakan sifat-sifat hubungan sudut terkait garis transversal, sifat kongruensi dan kesebangunan pada segitiga dan segiempat, serta menerapkan teorema Pythagoras.
Data dan Peluang: Memahami konsep peluang bersyarat dan kejadian yang saling bebas, serta memperkirakan model linear terbaik (best fit) pada data numerikal.
2. Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)
Peserta didik diharapkan mampu:
Gerak, Gaya, dan Tekanan: Memahami gerak, gaya, dan tekanan, termasuk pesawat sederhana.
Getaran dan Gelombang: Memahami getaran dan gelombang, pemantulan dan pembiasan cahaya, termasuk alat-alat optik sederhana (seperti yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari).
Keterampilan Proses Inkuiri: Mengembangkan keterampilan proses inkuiri untuk mengidentifikasi, merumuskan, hingga menyelesaikan masalah melalui aksi nyata.
3. Bahasa Indonesia 🇮🇩
Peserta didik diharapkan mampu:
Membaca dan Memirsa: Mengevaluasi informasi berupa gagasan, pikiran, pandangan, arahan, atau pesan dari berbagai jenis teks (deskripsi, narasi, eksplanasi, dll.) serta mengeksplorasi dan mengevaluasi berbagai topik aktual yang dibaca.
Menulis: Menulis berbagai jenis teks, karya sastra, dan teks refleksi diri, serta mampu menerbitkan hasil tulisan di media cetak maupun digital.
Berbicara dan Mempresentasikan: Menyampaikan gagasan, pandangan, atau pesan untuk tujuan pemecahan masalah dan pemberian solusi secara lisan dalam bentuk monolog dan dialog yang logis, kritis, dan kreatif.
Peran CP dalam Pembelajaran
CP adalah titik awal dalam perencanaan pembelajaran. Guru menggunakan CP untuk:
Merumuskan Tujuan Pembelajaran (TP).
Menyusun Alur Tujuan Pembelajaran (ATP).
Mengembangkan Modul Ajar dan melakukan asesmen.














